Berita
  • SIARAN PERS: Penyelenggaraan Seminar: Seluk Beluk Perlindungan HAK CIPTA Dalam Teori dan Praktek
    Posting: 14-October-2012 22:16

    SIARAN PERS:
    Penyelenggaraan Seminar: Seluk Beluk Perlindungan HAK CIPTA Dalam Teori dan Praktek  


    Tujuan  IPAS  Institute menyelenggarakan Seminar adalah turut berpartisipasi dalam penyebaran pemahaman tentang apa itu Hak Cipta dan bagaimana penerapannya dalam praktek, tema seminar yang dipilih adalah: “Seluk Beluk Perlindungan HAK CIPTA Dalam Teori dan Praktek”. 

    Persoalan penting yang paling mengemuka dalam masalah Perlindungan Hak Cipta adalah tidak terlindunginya Ekpresi Budaya (folklor) termasuk di dalamnya kesenian Tradisional. Pada beberapa peristiwa terjadi rezim hukum Hak Cipta bisa dimanfaatkan secara tidak semestinya untuk mengelabui publik, menghilangkan hak dari Penciptanya sendiri, bahkan digunakan untuk kepentingan mengeruk keuntungan sendiri, sebagai contoh terjadi antara lain pada kasus ukiran Jepara. 
     
    IPAS (Intellectual Property Advisory Services) didirikan pada tahun 2010 oleh DWIYANTO PRIHARTONO dan RISA AMRIKASARI, dengan tujuan antara lain untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan upaya edukasi publik dan penyebaran pemahaman hukum di bidang Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah pertemuan-pertemuan ilmiah, kegiatan besar pertama adalah: Dialog Interaktif: Mahasiswa Peduli Hak Kekayaan Intelektual pada 22 Oktober 2010, selanjutnya pada tahun 2011 melakukan ceramah-ceramah di forum-forum ilmiah di Jakarta dan di luar Jakarta. IPAS juga melakukan kegiatan memberikan pendapat hukum terhadap para pencipta dan pelaku usaha yang sedang menghadapi masalah dengan pelanggaran hak cipta, antara lain yang populer adalah kasus perselisihan Hak Cipta Boneka Si Unyil.  

    Dalam Seminar ini, IPAS menghadirkan Pembicara Utama Prof. DR. AGUS SARDJONO, SH, MH, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia juga Ketua Indonesian Intellectual Property Academy (IIPA), materi yang disampaikan adalah tentang bagaimana penerapan perlindungan Hak Cipta dalam teori dan praktek, ahli dalam bidang hukum Hak Kekayaan Intelektual dan memiliki kepedulian besar terhadap nasib perlindungan kesenian tradisional Indonesia yang acapkali diganggu dengan adanya klaim dari pihak yang tidak berhak. Pembicara lainnya adalah Drs. SUYADI atau yang lebih dikenal dengan PAK RADEN, pencipta seni rupa tiga dimensi karakter boneka Si Unyil yang akan bercerita pengalamannya sebagai pencipta. Selanjutnya yang bertindak sebagai pembicara adalah  R. DWIYANTO PRIHARTONO, SH, Advokat, Konsultan HKI, Direktur IPAS Institute dan RISA AMRIKASARI, Konsultan HKI yang menyampaikan fungsi dan efektifitas pembuktian dan pendaftaran ciptaan.  

    Jakarta, 10 Oktober 2012
    IPAS Institute
    R. Dwiyanto Prihartono, SH, Direktur (HP: 081513301443)